Blog

  • UPS Compact untuk Micro Data Center

    UPS Compact untuk Micro Data Center

    UPS compact dirancang untuk micro data center dengan ruang terbatas, menyediakan proteksi instan bagi server, storage, dan perangkat jaringan. Sistem modular memungkinkan penambahan kapasitas sesuai kebutuhan tanpa mengganggu operasional. Monitoring jarak jauh memudahkan pengawasan baterai, beban, dan suhu lingkungan. Dengan UPS compact, micro data center tetap memperoleh kontinuitas layanan, keandalan tinggi, dan efisiensi ruang optimal, mendukung operasional edge computing, IoT, dan aplikasi real time di lokasi terbatas.

  • UPS Hybrid untuk Integrasi Multi-Platform

    UPS Hybrid untuk Integrasi Multi-Platform

    UPS hybrid mendukung kombinasi beban AC dan DC, memfasilitasi integrasi server lokal, storage, dan perangkat telekomunikasi. Sistem ini menggunakan baterai lithium ion dan inverter canggih untuk transisi daya cepat dan efisiensi tinggi. Monitoring cerdas memungkinkan prediksi kegagalan, optimasi energi, dan pengawasan performa beban kritikal. UPS hybrid memberikan fleksibilitas, keandalan, dan kontinuitas layanan yang dibutuhkan data center modern, terutama dalam infrastruktur multi-platform.

  • UPS Edge untuk Infrastruktur IoT dan AI

    UPS Edge untuk Infrastruktur IoT dan AI

    UPS edge menyediakan daya cadangan untuk server lokal, sensor, dan perangkat IoT di lokasi terpencil. Sistem ini harus compact, modular, dan mampu memberikan proteksi instan terhadap gangguan listrik. Monitoring jarak jauh memungkinkan kontrol kondisi baterai, beban, dan suhu lingkungan. Dengan UPS edge, aplikasi AI dan IoT tetap berjalan real time, data center edge memperoleh kontinuitas layanan tinggi, serta efisiensi ruang dan energi tetap optimal.

  • UPS dengan Predictive Maintenance Berbasis AI

    UPS dengan Predictive Maintenance Berbasis AI

    UPS modern dapat menggunakan AI untuk memprediksi potensi kegagalan berdasarkan pola konsumsi daya, suhu, tegangan, dan performa baterai. Algoritma AI memberikan peringatan dini, mendukung perencanaan pemeliharaan preventif, dan optimasi energi. Sistem ini meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi risiko downtime, dan mendukung kontinuitas layanan data center secara berkelanjutan. Dengan predictive maintenance berbasis AI, manajemen daya menjadi lebih cerdas dan responsif.

  • UPS Flywheel untuk Transisi Daya Milidetik

    UPS Flywheel untuk Transisi Daya Milidetik

    UPS flywheel memanfaatkan energi kinetik untuk menyediakan daya cadangan instan dalam hitungan milidetik. Sistem ini efektif untuk beban kritikal yang memerlukan kontinuitas tanpa delay sebelum generator utama mengambil alih. Flywheel memiliki umur panjang, pemeliharaan minimal, dan mendukung lonjakan beban sementara. Monitoring digital memastikan performa selalu terpantau. Dengan UPS flywheel, data center memperoleh perlindungan instan, meningkatkan keandalan operasional, dan mengurangi risiko downtime.

  • UPS dengan Cold Start Capability untuk Darurat

    UPS dengan Cold Start Capability untuk Darurat

    Cold start memungkinkan UPS menyediakan daya instan dari baterai meski sumber listrik utama tidak tersedia. Fitur ini sangat penting saat pemeliharaan atau pemadaman total. Integrasi dengan generator cadangan dan monitoring real time memastikan kesiapan daya setiap saat. Dengan cold start, server dan perangkat kritikal tetap operasional tanpa gangguan, meningkatkan keandalan layanan, dan meminimalkan risiko downtime pada data center.

  • UPS dan Smart Energy Management

    UPS dan Smart Energy Management

    Smart energy management pada UPS memanfaatkan sensor, monitoring cerdas, dan kontrol otomatis untuk mengoptimalkan distribusi daya. Sistem menyesuaikan output UPS sesuai beban aktual, meminimalkan energi terbuang, dan mendukung mode eco. Data historis dan analitik membantu prediksi konsumsi daya dan perencanaan pemeliharaan preventif. Dengan manajemen energi pintar, data center memperoleh efisiensi operasional lebih tinggi, risiko downtime berkurang, dan target green data center dapat dicapai.

  • UPS dengan Modular Scalability untuk Pertumbuhan Data Center

    UPS dengan Modular Scalability untuk Pertumbuhan Data Center

    UPS modular scalable memungkinkan penambahan kapasitas daya secara bertahap sesuai pertumbuhan beban tanpa mengganggu operasi. Desain ini mendukung redundansi, hot-swap modul, dan monitoring real time setiap unit. Keunggulan modular scalability adalah efisiensi investasi awal, penghematan ruang, dan fleksibilitas ekspansi. Data center dapat menyesuaikan kapasitas daya dengan kebutuhan aktual, meningkatkan keandalan, dan memastikan kontinuitas layanan tetap optimal seiring pertumbuhan infrastruktur IT.

  • UPS Redundan untuk Layanan Kritikal 24/7

    UPS Redundan untuk Layanan Kritikal 24/7

    UPS redundan menyediakan lapisan proteksi tambahan bagi beban kritikal yang harus beroperasi 24/7. Konfigurasi N+1 atau 2N memastikan jika satu unit UPS gagal, unit lainnya tetap mendukung beban. Integrasi dengan generator cadangan, Automatic Transfer Switch, dan monitoring cerdas memungkinkan transisi daya tanpa gangguan. Sistem ini menjaga kontinuitas operasional server, storage, dan jaringan, meminimalkan risiko downtime, dan meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap layanan data center yang kritikal.

  • UPS dengan Automatic Battery Test

    UPS dengan Automatic Battery Test

    Automatic battery test pada UPS memungkinkan pengujian kondisi baterai secara berkala tanpa intervensi manual. Sistem ini memeriksa kapasitas, tegangan, arus, dan suhu baterai untuk memastikan daya cadangan selalu siap sedia. Monitoring real time memberikan laporan performa dan mendeteksi degradasi lebih awal, sehingga penggantian dapat dilakukan tepat waktu. Dengan fitur ini, data center dapat meminimalkan risiko downtime, menjaga kontinuitas layanan, dan memperpanjang umur baterai sambil mendukung efisiensi operasional secara berkelanjutan.