UPS dengan Automatic Self-Test
Automatic self-test pada UPS memungkinkan sistem melakukan pemeriksaan internal secara rutin tanpa intervensi manual. Tes ini meliputi kondisi baterai, modul daya, dan performa output. Hasil self-test membantu tim IT mendeteksi potensi kerusakan lebih awal, mengurangi risiko downtime, dan memastikan kontinuitas layanan. Monitoring real-time memungkinkan analisis tren performa UPS dari waktu ke waktu. Fitur ini sangat berguna untuk data center kritikal, meningkatkan keandalan, efisiensi operasional, dan keamanan pasokan daya.